Home » Ceplas Ceplos » PNS yang Santai di Warkop

PNS yang Santai di Warkop

Oleh : Usdar Nawawi

Oleh : Usdar Nawawi

BugisPos – Barisan PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang sukanya santai di Warung Kopi (Warkop) pada saat jam kerja, memang masih menjadi perdebatan panjang.

Mengapa jadi perdebatan, sebab ada juga yang memilih rapat koordinasi di warkop, sehingga rakor warkop ini seolah melegitimasi PNS untuk berada di Warkop pada saat jam kerja.

Ketika Anis Kama dulu jadi Sekda Makassar, dia mengeluarkan edaran PNS dilarang berada di warkop saat jam kerja. Alasannya, sebab PNS yang ngopi di warkop saat jam kerja akan berarti kerja mereka di kantor yakin berantakan.

Rapat di warkop seorang camat bersama para lurah, sebetulnya boleh-boleh saja. Hanya perlu dipertimbangkan, bila rapatnya di warkop saat jam kerja bagaimana pelayanan di kantor camat bisa efektif. Kalau mau rakor di warkop ya seusai jam kerja saja, biar tak menghambat pelayanan.

Nah, persoalan PNS yang sejak pagi hingga sore kerjanya ngopi tok di warkop, artinya dia cuma ke kantor teken absen pagi dan sore, tentu patut dicermati ada apa gerangan.

Setelah dicermati secara saksama dan dalam tempo yang cukup lama, ternyata ada fenomena mengapa sang PNS ini sukanya di warkop, sedang PNS lainnya lagi sibuk kerja di kantor atau sibuk menjalankan tuga-tugas lapangan.

Rupanya di kantor mereka ada manajemen yang buntu. Seperti layaknya selokan sersumbat sehingga air comberan tak bisa mengalir.

Mereka ini para PNS yang sukanya menghabiskan waktu dan kesempatan mereka di warkop, ternyata mereka ini tak mendapat pekerjaan dari sang atasan. Ya karena tak punya tugas dari atasan tentu membua bingung juga mau bikin apa di kantor, maka lebih baiklah ke warkop ngopi-ngopi.

Fenomena ini tentu akan mengarahkan pertanyaan kepada bos pimpinan mereka. Mengapa mereka ini tak diberi tugas dan tanggung jawab kantor, apa mereka ini memang goblok tak bisa kerja ?

Ada banyak ternyata masalah yang melatari persoalan seperti ini. Ada yang sebab PNS ini memang tak mampu bekerja, ada pula yang mampu tetapi malasnya bukan kepalang sehingga pekerjaan diserahkan ke PNS lainnya. Ada pula karena PNS nya yang tak bisa dipercaya. Boleh jadi ditugasi ke utara tetapi dia melenggang ke selatan. Ya banyaklah faktor yang pada gilirannya mereka memilih berlabuh ke warkp saat jam kerja berlangsung.

Sekali waktu di zaman Ilham Arief Sirajuddin jadi walikota Makassar, dia bertemu gubernur Syahrul Yasin Limpo di sebuah warkop Jl.Mesjid Raya saat jam kerja.

Begitu keduanya tiba di warkop tersebut, sejumlah PNS yang lagi asyik ngopi, pada terbang entah kemana. Mereka takut kepergok sedang ngopi saat jam kerja. Bahkan ada yang terpaksa meninggalkan mobil dan loncat naik ke pete-pete.

Sedang Walikota Danny Pomanto, hingga saat ini belum pernah mempersoalkan PNS yang ngopi saat jam kerja. Mungkin Danny Pomanto mahfum bila ada PNS yang ngopi di warkop saat jam kerja, itu artinya mereka ini sedang nganggur di kantor, hehehe ***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

pdam
royal
Jl.Lasuloro Dalam VI/37 Bumi Antang Permai, Makassar 90234
Tlp 0411-2033633-491980 / 085242553333
Email : redaksi@bugisposonline.com