Home » HL » NA-TBL Siap Diusung Partai Pengusung Jokowi-JK

NA-TBL Siap Diusung Partai Pengusung Jokowi-JK

Pasangan Nurdin Abdullah – Taribali Lamo masing dengan isteri (dok Inspirasi)

Pasangan Nurdin Abdullah – Taribali Lamo masing dengan isteri (dok Inspirasi)

BugisPos —  Selama ini banyak pihak yang mencibir pasangan Nurdin Abdullah – Tanribali Lamo (NA-TBL) sebagai pasangan tanpa partai pengusung. Bahasa seperti ini banyak dilontarkan di medsos, yang mengesankan bahwa meskipun survei pasangan NA-TBL jauh lebih tinggi dibanding figur lainnya, tetapi pasangan NA-TBL ini tak berdaya lantaran tak punya partai pengusung.

Ternyata omongan medsos ini berbanding terbalik. Justeru NA-TBL sudah siap diusung oleh partai pemerintah. Hal terungkap dari informasi beberapa sumber Inspirasi yang intens mengikuti pergerakan NA-TBL. Dan pada Mei mendatang pasangan ini siap deklarasi bersama partai pengusung dan seluruh tim relawan NA-TBL.

Kata sumber BugisPos, NA-TBL itu selama ini membagi tugas penting. Tugas TBL ialah setiap saat melakukan sosialisasi di tengah masyarakat Sulsel bersama tim relawan NA yang jumlahnya sekitar 40 organisasi tim relawan. Bahkan pekan lalu TBL kembali datang ke Posko Induk Nurdin Andullah Comunity (NAC) di Jl.Skarda N Makassar melakukan pertemuan para tim relawan atas prakarsa ketua NAC Usdar Nawawi. Pertemuan ini dilakukan TBL untuk memberi semangat pada seluruh tim relawan yang telah terbentuk dan bekerja di lapangan, dan agar semua tim relawan dapat bersatu tanpa sekat.

Sementara tugas NA ialah melakukan loby dengan partai calon pengusung terutama kepada para ketua partai di DPP. Ada kabar yang membuat semamin semangat para tim relawan NA-TBL, ialah karena ternyata kabar paling mutakhir yang diterima, bahwa pasangan NA-TBL sudah siap diusung oleh partai pemerintah. Setidaknya sudah delapan partai pemerintah yang menyarakan siap mengusung pasangan NA-TBL untuk memenangkan Pilgub Sulsel.

Dari sumber BugisPos tersebut terungkap, bahwa ada sikap dari pemerintah pusat bersama para petinggi partai pengusung Jokowi-JK pada Pilpres lalu, bahwa partai yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah tersebut sepakat mengusung dan memenangkan Risma sebagai gubernur Jawa Timur, Ahoh di DKI, Ridwan Kamil di Jawa Barat, dan Nurdin Abdullah di Sulsel.

Seperti diketahui bahwa partai pemerintah ialah jajaran partai-partai yang  dikomandoi PDIP yang beranggotakan antara lain partai NasDem, Hanura, serta beberapa partai lainnya termasuk Golkar yang juga belakangan masuk koalisi partai pemerintah.

Dari sebuah sumber lainnya juga terungkap, bahwa partai non pemerintah yakni Demokrat juga akan bergabung dengan partai pemerintah untuk mengusung NA-TBL lantaran adanya kedekatan yang kuat di antara TBL dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Terhadap figur-figur kuat lainnya dalam konstelasi Pilgub Sulsel seperti Nurdin Halid, Agus Arifin Nu’mang, Bro Rivai, Ichsan Yasin Limpo, agaknya di antara mereka terdapat kesulitan dalam mencapai titik puncak lolos masuk ke dalam pencalonan, kecuali bagi Ichsan Yasin Limpo (IYL) yang lebih memilih maju di jalur perseorangan. Sedang Nurdin Halid (NH) sendiri yang ketua Golkar Sulsel belum dapat dipastikan akan diusung Golkar dengan adanya konstelasi politik yang sedang berkembang di tingkat DPP  bersama koalisi partai pemerintah.

Ada sebuah sumber menuturkan, bahwa majunya Nurdin Halid di Pilgub Sulsel yang kemungkinan diusung Golkar, bisa saja disetujui pihak koalisi pemerintah dengan tujuan utama agar NH dapat menjegal IYL yang akan maju di jalur perseorangan.

Diketahi memang NH dan keluarga Yasin Limpo adalah musuh lama, dan kemudian NH sukses mendepak gubernur SYL dan IYL keluar dari Golkar Sulsel. Kejadian tragis terakhir ialah NH mencoret nama IYL dari deretan pengurus Golkar Sulsel.

Artinya, majunya NH di Pilgub Sulsel bukan tujuan utama menjadi gubernur Sulel, tetapi adalah sebagai langkah dengan tujuan yang penting bukan IYL.

Hanya saja IYL juga tak bisa dipandang sepele, Kekuatan IYL di Sulsel cukup dapat diandalkan, seperti di Toraja dan Gowa yang menjadi basis suara IYL. Apalagi dengan tampilnya Irman Yasin Limpo (None) yang menjabat Kadis Pendidikan Sulsel punya kekuasaan mengarahkan seluruh siswa SMA dan sederajad sebagai pemilih pemula untuk memilih IYL di Pilgub Sulsel (darna)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

pdam
royal
Jl.Lasuloro Dalam VI/37 Bumi Antang Permai, Makassar 90234
Tlp 0411-2033633-491980 / 085242553333
Email : redaksi@bugisposonline.com