Home » HL » Dugaan Korupsi Moko Muncul ke Permukaan

Dugaan Korupsi Moko Muncul ke Permukaan

Casis Mobil Toko atau Moko dipenuhi semak belukar di kantor UPT Balai Pengembangan Logam, Jl Ir Sutami, Makassar, seperti terlihat, Rabu (31/7/2013) tribun

Casis Mobil Toko atau Moko dipenuhi semak belukar di kantor UPT Balai Pengembangan Logam, Jl Ir Sutami, Makassar, seperti terlihat, Rabu (31/7/2013) tribun

BugisPos – Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berjanji bakal mengusut dugaan korupsi dan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulsel. “Penyidik akan menindak lanjuti laporan itu,” kata Asisten Pidana Khusus Kejati Sulselbar, Chaerul Amir, ditemui di Kejati, Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (2/8/13) usai menerima aspirasi pendemo. Informasi diperoleh, belasan pendemo mengatasnamakan diri dari Gabungan Aktivis Lintas Kampus (Galak) Sulsel melakukan aksi dengan cara membakar ban bekas sambil berorasi secara bergantian. Pernyataan sikap mereka langsung dibacakan di depan pendemo oleh Aspidsus Kejati Sulsel di dampingi Kasi Intel Kejati Sulsel. Usai dibacakan tuntutannya, mereka lalu membakar foto salah satu calon kandidat Walikota Makassar yang juga menrupakan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo. Belasan Gambar None sapaan Imran YL dalam bentuk banner bertulis Saya None, Saya Moko dibakar di depan kantor kejaksaan. Kordinator Aksi Habibi Masdin, dalam orasinya mengatakan kejaksaan haru segera turun melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.” Kami meminta penyidik kejaksaan segera lakukan penyelidikan,” ungkapnya. Dikatakannya, korupsi pengadaan dan perakirtan mobil toko (Moko) yang di anggarkan pada APBD 2011 senilai Rp 5,9 miliar diduga kuat merugikan negara. Olehnya itu.” Periksa pejabat yang menjadi kuasa pengguna anggaran,” harap alumnus mahasiswa UMI Makassar ini. None Harus Bertanggunjawab Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Makassar Mudzakkir Ali Djamil mencibir dugaan kasus korupsi mobil toko (Moko) calon wali Kota Makassar Irman Yasin Limpo Rp 5,9 Miliar dari APBD Sulsel 2011 dan 2012. Menurut Mudzakkir yang juga anggota Komisi C ini, kasus Moko mogok None sapaan Irman YL saat menjabat sebagai kepala dinas perindustrian dan perdagangan (Kadisperindag) Sulsel merupakan bukti None tidak punya kapasitas mumpuni maju calon memimpin di Makassar. “Kalau None mau melayani, kenapa tidak melayani waktu jadi kadisperindag, Moko saja mogok, urus Moko dulu lah. None harus mempertanggungjawabkan proyek Moko,” kata Bang Jack sapaan ustaz Mudzakkir di Kantor DPRD Makassar, Jumat (2/8/13) (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
IKLAN BARIS
  • Ruko Dijual
    Ruko berlantai 3, setiap lantai dilengkapi fasilitas toilet. Terletak di Jl.Rappocini Raya No.29 (samping Dona Doni) Makassar, dijual seharga Rp 1,2 Miliar. Yang berminat segera hubungi Nunu, di 085343841609
Jl.Lasuloro Dalam VI/37 Bumi Antang Permai, Makassar 90234
Tlp 0411-2033633-491980 / 085242553333
Email : redaksi@bugisposonline.com